Pada hari Jum’at (30/01) bertempat di Masjid besar Desa Sodonghilir Kecamatan Sodonghilir Kabupaten Tasikmalaya dilaksanakan acara peringatan tahun baru Hijriyah 1430 dan silaturahmi Jamaahtul Hujaj Desa Sodonghilir Kecamatan Sodonghilir Kabupaten Tasikmalaya, acara tersebut dihadiri Bupati Tasikmalaya Drs. H. T. Farhanul Hakim, M.Pd., Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya dan anggota, Unsur Muspida, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat H. Endang Kusaeni, SH, M.Si., Para Kepala OPD dilingkup Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya, Camat dan Unsur Muspika Kecamatan Sodonghilir, Kepala Desa dan jemaahtul Hujaj se Kecamatan Sodonghilir.

Pada kesempatan tersebut Bupati Tasikmalaya Drs. H. T. Farhanul Hakim, M.Pd., mengatakan, komitmen kuat selama saya bertugas berkaitan dengan Jabatan, Fungsi, Tugas Pokok selaku Bupati, Kecamatan Sodonghilir tidak pernah terlupakan, bersama-sama pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya melaksanakan proses pembangunan minimal di 27 sektor dari mulai Infrastruktur, kesehatan, pendidikan, pertanian dan sebagainya. Dari tahun 2001-2009 proses pembangunan yang mengarah kepada perwujudan Visi Kabupaten Tasikmalaya yaitu “Tasikmalaya yang religius Islami sebagai Kabupaten yang maju dan sejahtera serta kompetitif dalam bidang agribisnis di Jawa Barat pada tahun 2010” berbagai sector sudah bisa dilaksanakan. Adapun perbaikan infrastruktur jalan-jalan hot mix belum sepenuhnya terlaksanakan, saat ini dilaksanakan  perbaikan jalan Sodong Hilir-Parung Ponteng.

Bupati berharap agar masyarakat Sodonghilir dapat memanfaatkan jalan hot mix ini untuk meningkatkan produktifitas, yaitu produksi yang bisa dimanfaatkan melalui jalan seperti hasil produksi pertanian atau proses perdagangan.

Pada kesempatan yang sama ketua panitia penyelenggara kegiatan Kamal Sutiana, S.Pd.I., mengatakan, tujuan penyelenggaraan kegiatan ini adalah dalam rangkaian penutupan berbagai  kegiatan dalam memperingati tahun baru hijriyah. Adapun kegiatan-kegiatan di tingkat Desa yaitu lomba MTQ, MQK, Timlaul Qur’an, Praktek ibadah, Cerdas Cermat dan Tabligh, sedangkan di tingkat Kecamatan diadakan kegiatan lomba MQK, Timlaul Qur’an, LKBU, yang pesertanya dari BKMM se-Kecamatan Sodonghilir. Tak lupa kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati, DPRD dan aparatur Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya sehingga warga Sodonghilir dapat menikmati hot mix sampai dengan terminal Sodonghilir, mudah-mudahan perjuangan Bupati dan ketua DPRD serta anggota mendapat imbalan dan perlindungan Alloh SWT. (E-75)    

for-web8

Wakil Bupati Tasikmalaya H. E. Hidayat, SH menerima kunjungan Menteri Pertanian RI   DR. Ir. Anton Apriyantono, MS di Pesantren Anwarul Ulum Desa Mandalajaya Kecamatan Cikalong pada hari Jum’at(30/01). Menteri Pertanian beserta rombongan disambut Wakil Bupati Tasikmalaya dengan meninjau langsung demplot padi SRI dan peternakan sapi di lingkungan pondok pesantren Anwarul Ulum.

 

Hadir dalam kesempatan tersebut Para Direktur Jenderal Departemen Pertanian, Asisten Perekonomian & Pembangunan Setda Kabupaten Tasikmalaya Drs. H. Djedje Suhendi, ST, M.Si, Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kabupaten Tasikmalaya Ir. Henry Nugroho, MP, Kadis Peternakan, Perikanan & Kelautan Kab. Tasikmalaya drh. H. Budi Utama W, Kadis Kehutanan & Perkebunan Ir. Maman S Dali, MP, Pimpinan Pondok Pesantren Anwarul Ulum KH. Adhari, para ketua kelompok tani, para tokoh masyarakat, para penyuluh pertanian serta undangan lainnya.

 

Dalam sambutan penerimaannya Wakil Bupati Tasikmalaya mengatakan daerah selatan Tasikmalaya ini berpotensi bagi pengembangan pertanian tanaman pangan, peternakan dan perkebunan serta memiliki panjang pantai + 60 km. Program pertanian yang sedang dilaksanakan di Kabupaten Tasikmalaya diarahkan pada peningkatan partisipasi masyarakat tani secara luas, dengan titik berat petani sebagai subjek pembangunan.

 

Lebih lanjut Wakil Bupati mengatakan berbagai kegiatan ataupun program bantuan pemerintah pusat yang diberikan untuk Kabupaten Tasikmalaya dirasakan sangat besar manfaatnya dalam rangka membantu upaya peningkatan produksi maupun produktivitas pertanian di Kabupaten Tasikmalaya. Dengan kedatangan Bapak Menteri Pertanian, Wakil Bupati mengajak untuk membulatkan tekad dalam melaksanakan pembanguna pertanian dengan harapan akan terwujudnya bahwa pertanian akan tetap menjadi usaha pilihan yang terhormat, bermartabat dan membawa pada tingkat kesejahteraan, serta mudah-mudahan dengan kehadiran Bapak Menteri di Tasikmalaya akan lebih memotivasi kami untuk lebih meningkatkan pembangunan pertanian di Kabupaten Tasikmalaya.

 

Pada kesempatan yang sama Menteri Pertanian RI DR. Ir. Anton Apriyantono, MS dalam dialognya dengan masyarakat mengatakan tujuan kunjungan ke Kabupaten Tasikmalaya disamping melihat pembagunan pertanian yang sudah berjalan, juga ingin mendengar respon masyarakat terhadap program-program pertanian yang sudah ada, juga harapan apa yang diharapkan masyarakat selanjutnya sehingga ada perbaikan kesejahteraan masyarakat melalui pertanian. Di daerah selatan ini banyak sekali petani-petani khususnya yang berada di perbukitan yang memerlukan bimbingan dalam pengolahan pertanian lahan yang benar, bukan hanya menyediakan pembuangan saluran-saluran air tapi juga bagaimana mengelola lahan didaerah perbukitan. Dinas Pertanian dan para penyuluh pertanian dapat melakukan penyuluhan mengenai pengolahan lahan secara terus menerus yang diberikan kepada para petani dan masayarakat.

 

Sebelum meninggalkan Tasikmalaya Menteri Pertanian menyerahkan surat Perpanjangan Kontrak Kerja untuk para penyuluh dan berpesan kepada para penyuluh dimohon untuk bekerja dengan sebaik-baiknya, berdedikasi, penuh tanggungjawab, karena kemajuan  pertanian salah satunya ada ditangan para penyuluh dilapangan, dan karena masyarakat sangat mengharapkan adanya bimbingan  dari para penyuluh dan harus selalu berusaha meningkatkan kemampuan serta keterampilan yang sudah dimiliki.

 

 

for-web7

Posted by: humaskabtasik | February 3, 2009

HARI JADI PADEPOKAN PERGURUAN PENCAK SILAT PADJADJARAN KE 39

Bupati Tasikmalaya Drs. H. T. Farhanul Hakim, M.Pd., Kapolwil Priangan Kombes Pol Drs. Anton Charliyan, M.Pkn., Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya H. U. Ruzhanul Ulum dan anggota, Unsur Muspida, Para Kepala OPD dilingkup Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya, Ketua KONI dan anggota, Camat dan Unsur Muspika Kecamatan Sukaraja, Kepala Desa, Para Guru Besar yang ada di Tasikmalaya, Sesepuh juga Tokoh Masyarakat serta tamu undangan lainnya, menghadiri acara Milangkala Padepokan Perguruan Pencak Silat Padjadjaran Pusat ke 39 serta Guru Besar ke 76 tahun, pada hari Kamis (29/01) bertempat di Padepokan Perguruan Pencak Silat Padjadjaran Kecamatan Sukaraja.

Pada kesempatan itu Bupati Tasikmalaya Drs. H. T. Farhanul Hakim, M.Pd., mengatakan, atas nama pribadi dan Pemerintah Daerah menyampaikan rasa bangga dengan ungkapan terimakasih yang sangat mendalam, mudah-mudahan dengan ulang tahun padepokan padjadjaran yang ke-39 ini akan semakin lebih mantap, lebih maju, dan semakin sukses yang melahirkan kader-kader bangsa yang tangguh kedepan. Padepokan padjadjaran merupakan kebanggaan masyarakat Tasikmalaya disamping sebagai asset masyarakat, juga dilengkapi dengan berbagai macam prestasi yang diraih melalui padepokan ini

Saya sedang meniti “Nyukcruk galur kasundaan, malikeun jati diri sunda anu pinuh ku kaweruh, beunghar kupakaya, luhung ku elmu, hiji wujud bukti ayeuna urang bisa kieu margina hiji motivasi anu kusimkuring diyakini kebenaran ajaran anu parantos dikembangkeun ku sesepuh urang kapungkur dugi kaayeuna”. Lanjut Bupati

Pada kesempatan yang sama Kapolwil Priangan Kombes Pol Drs. Anton Charliyan, M.Pkn., mengatakan, nama Padjadjaran sendiri merupakan salah satu kerajaan di Tatar Sunda dengan rajanya yang paling terkenal Prabu Siliwangi pada tahun 1357 ketika terjadi perang bubat, dan perang bubat sendiri terjadi pada hari selasa wage jam 10 pagi tahun 1357. Awalnya kerajaan padjadjaran ini dari Salaka Nagara, salaka nagara runtuh munculah Tarumanagara dan Tarumanagara menjadi 2 bagian yaitu Kerajaan Sunda, ada Sunda Kecil dimulai dari Bali, Jawa sampai Lampung dan Sunda Besar diluar itu kecuali Maluku dan Irian Jaya serta Kerajaan Galuh, Kerajaan Galuh akhirnya bersatu lagi menjadi Kerajaan Padjadjaran. Mudah-mudahan para pendekar padjadjaran menjadi kebanggaan masyarakat sunda sebagaimana disampaikan dalam Tri Tangtu amanat Galunggung “Dia bisa berwibawa seperti raja, dia bisa berkehendak seperti rama dan bisa ikhlas seperti resi”. Kita mencoba membangun identitas budaya kita masyarakat sunda dengan dibangunnya sebuah Kujang Pusaka di Kampung Naga dengan tinggi 10 Meter, berat 1 Ton lebih dan dibuat dari Pusaka asli, ada 900 pusaka nantinya yang ada disana termasuk salah satu pusaka dari perang bubat dan pusaka yang dipegang oleh Prabu Amir Luhur yang peresmiannya insyaalloh pada tanggal 16 Maret 2009.

Pada kesempatan itu pula Ketua Umum Padepokan Perguruan Pencak Silat Padjadjaran Uyut Sani Wijaya Kusumah mengatakan dalam bahasa Sunda “Gumelar pencak silat padjadjaran ka alam af’an napak tina jalan kaprihatinan, gonjang-ganjing sim kuring tafakur ka yang agung mujat medi ka gusti nu maha suci nu antukna alhamdulillah kiwari padjadjaran masih teguh, panceg lan pageuh mulasara seni budaya sunda kalih pengkuh keur ngaronjatkeun kautamian falsafah sunda anu pinuh pitutur lebar wawanen jero pangeusi keur ngaweujeugan kasampurnaan hirup lan hirupna patada kaula di alam dunya. Milangkala padepokan padjadjaran ka 39 tahun 2009 mugia dijurung ku pangagung, dironjatkeun ku balarea, di papag ku jembarna manah ngawujudkeun ciciren patekadan sukmana para santri, para catrik lan pangurus padepokan padjadjaran merangan mangrupa-rupa pateka nu rek ngaruksak kana papagon agama islam kalih nagara lan pitutur falsafah kamulyaan ki sunda”.

 

 

Ketua panitia pelaksana yang sekaligus sebagai Ketua Perguruan Tapak Saketi H. Dedi Setiadi Wijaya mengatakan dalam laporannya antara lain ; acara ini merupakan pernyataan syukur kepada Alloh SWT yang telah  melimpahkan nikmat lahir dan batin khususnya kepada guru besar padepokan pencak silat dan umumnya kepada kita semua, mudah-mudahan acara ini bisa dijadikan titik tolak untuk mempererat persaudaraan dan dapat meningkatkan kelincahan berbuat untuk mendapatkan ridho Alloh SWT.

Pada akhir acara Ketua Umum Padepokan Perguruan Pencak Silat Padjadjaran Uyut Sani Wijaya Kusumah memberikan buku sunda kuno/buhun kepada Bupati Tasikmalaya dan Kapolwil Priangan yang dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng dan sawer serta pentas seni pencak silat paguron padjadjaran. (E-75)

 

 

for-web5

Posted by: humaskabtasik | February 3, 2009

Penerimaan KKN UNSIL Tasikmalaya Tahun Akademik 2008/2009

Bupati Tasikmalaya yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Tasikmalaya Drs. H. Djedje Suhendi, ST., M.Si. menghadiri acara Penerimaan dan Pembekalan bagi peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Siliwangi Tasikmalaya Tahun akademik 2008/2009, pada hari rabu (28/01) yang bertempat di Gedung Rektorat Unsil Tasikmalaya. Hadir pada kesempatan tersebut Rektor Unsil Tasikmalaya Prof. H. M. Nu’man Somantri, M.Sc, Ketua Yayasan Unsil, Para Pembantu Rektor, Dosen, dan Jajaran Pengurus Unsil lainnya.

Bupati dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Tasikmalaya Drs. H. Djedje Suhendi, ST., M.Si. antara lain mengatakan, kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) bagi perguruan tinggi merupakan implementasi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, selain mengasah para calon sarjana dengan kemampuan akademik secara apektif, juga melatih Sense Of  Social-nya melalui kegiatan-kegiatan pengabdian terhadap masyarakat melalui berbagai bentuk kegiatan. Melalui momentum KKN tahun ini diharapkan mahasiswa mampu memposisikan diri ditengah masyarakat, menjadi agen perubah dalam proses pengambilan gagasan baru serta bisa menjalankan tujuh peran, yaitu ;

  1. Mahasiswa mampu menumbuhkan kebutuhan dikalangan warga terhadap sebuah perubahan
  2. Mahasiswa mampu membangun sebuah hubungan pertukaran informasi
  3. Mahasiswa mampu mendiagnosis masyarakat
  4. Mahasiswa mampu menumbuhkan sebuah keinginan kuat di kalangan warga untuk berubah
  5. Mahasiswa mampu menerjemahkan keinginan untuk berubah menjadi tindakan nyata
  6. Mahasiswa mampu menstabilkan proses pengambilan gagasan-gagasan baru dalam mencegah keterputusan proses inovasi
  7. Mahasiswa mampu mewujudkan hubungan yang final, yaitu menumbuhkan kemampuan dikalangan masyarakat untuk memperbaiki kondisi mereka secara mandiri.

Pada kesempatan yang sama Rektor Unsil Tasikmalaya Prof. H. M. Nu’man Somantri, M.Sc. mengatakan, KKN ini merupakan keuntungan pribadi bagi mahasiswa dimana ilmu pengetahuan yang telah didapat dapat dipraktekkan dimasyarakat, oleh sebab itu pergunakan kesempatan KKN ini dengan sebaik-baiknya.

Sementara itu Ir. Budi Rahmat, MS mengatakan dalam laporannya, mahasiswa peserta KKN sebanyak 274 orang, terdiri dari Fakultas Ekonomi, Pertanian, Sosial Politik yang meliputi 4 Kecamatan dan 15 Desa, yaitu Kecamatan Manonjaya, Rajapolah, Singaparna dan Leuwisari.

Pada akhir acara Rektor Unsil Tasikmalaya Prof. H. M. Nu’man Somantri, M.Sc. menyerahkan data mahasiswa peserta KKN kepada Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Tasikmalaya Drs. H. Djedje Suhendi, ST., M.Si., kemudian Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Tasikmalaya Drs. H. Djedje Suhendi, ST., M.Si. menyerahkannya kepada 4 orang perwakilan dari masing-masing Kecamatan yang ada di Kabupaten Tasikmalaya. (E-75) 

for-web4

Wakil Bupati Tasikmalaya H. E. Hidayat, SH pada acara Peringatan Tahun Baru Islam 1430 H yang bertempat di Kampung Selaawi Desa Buniasih Kecamatan Kadipaten Tasikmalaya pada hari Kamis (22/01) yang dihadiri, Camat dan Unsur Muspika Kecamatan Kadipaten, Kepala Desa, Alim Utama, Tokoh Masyarakat dan tamu undangan lainnya mengatakan, atas nama pribadi, dan atas nama Bupati serta atas nama Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya merasa “reueus”, bingah, kadorong dan mendorong kegiatan ini dalam rangka menyambut tahun baru hijriyah yang diisi dengan kegiatan yang bersifat kesejahteraan mewujudkan saling tolong-menolong diantara kita, melaksanakan anjuran Alloh SWT “Urang kudu Gotongroyong, kudu silih rojong, kudu babarengan dina jalan sae jeung takwa”, penyantunan fakir miskin itu merupakan bagian dari Ta’awun kita, dalam rangka menyambut tahun baru hijriyah/komariyah yang dijadikan dasar perhitungannya yaitu perjalanan bula, dimana tahun ini berbarengan dengan tahun baru samsiyah/masehi yang dijadikan patokannya perjalanan matahari.

Mudah-mudahan di tahun baru ini kita diberikan kemampuan oleh Alloh SWT untuk beramal yang lebih baik dari tahun kemarin, sebab dalam keterangan agama “Sing saha anu poe ieu amalna langkung sae tibatan poe kamari, eta anu untung/bagja. Sawangsulna sing saha anu amalna poe ieu leuwih goreng tibatan kamari eta teh cilaka, anu amalna poe ieu sami wae jeung poe kamari oge disebut rugi”, mudah-mudahan urang sadayan kalebet umat Rosululloh SAW anu kenging kauntungan.

Pada kesempatan yang sama Ketua panitia penyelenggara sekaligus Ketua DKM Mesjid AT-Taqwa Rasidi mengatakan, atas nama masyarakat Lembur Ageung Kampung Selaawi Desa Buniasih Kecamatan Kadipaten Kabupaten Tasikmalaya mengucapkan selamat dating kepada Wakil Bupati Tasikmalaya H. E Hidayat, SH pada peringatan tahun baru islam dan santunan yatim piatu yang ke 5 ini, kami memberikan santunan kepada yatim piatu dan fakir miskin sebanyak 75 orang. Masyarakat Kampung Selaawi Desa Buniasih Kecamatan Kadipaten mendambakan jalan yang menuju ke Masjid AT-Taqwa ini ada perbaikan, dan jalan yang sudah baik sepanjang 3 kilo meter, sedangkan membutuhkan perbaikan kurang lebih 2 kilo meter lagi, adapun mata pencaharian masyarakat Kampung Selaawi adalah bertani dan hasil taninya antara lain : Cabe, kol, tomat, kacang, bawang, pecay, sosin dll.

Pada kesmpatan itu pula Wakil Bupati Tasikmalaya H. E. Hidayat, SH memberikan bantuan sebesar Rp. 1,5 juta yang diterima oleh Ketua panitia penyelenggara sekaligus Ketua DKM Masjid AT-Taqwa Rasidi, juga memberikan santunan kepada yatim piatu simbolis kepada 1 orang perwakilan. (E-75)

 

for-web3

Bupati Tasikmalaya Drs. H. T. Farhanul Hakim, M.Pd, selaku Ketua Mabicab bertindak sebagai inspektur upacara pada acara Pembukaan Lomba Tingkat III Regu Pramuka Penggalang SD/MI Kwarcab Kabupaten Tasikmalaya yang bertempat di Bumi Perkemahan Kwarcab Kabupaten Tasikmalaya di Mangunreja(23/01). Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Tasikmalaya H. E. Hidayat, SH, unsur Muspida, para kepala OPD se-Kabupaten Tasikmalaya, serta para pengurus Kwarcab Kabupaten Tasikmalaya.

 

Dalam laporannya Kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan H. Idi Supriadi H, SH, M.Si selaku Ketua Kwarcab Kabupaten Tasikmalaya mengatakan dalam upaya mencapai tujuan Gerakan Pramuka melaksanakan kegiatan yang diarahkan pada pembinaan watak, mental, jasmani dan minat serta peningkatan ilmu pengetahuan dan teknologi, keterampilan dan kecakapan maka diadakan acara Pembukaan Lomba Tingkat III Regu Pramuka Penggalang SD/MI Kwarcab Kabupaten Tasikmalaya ini, selain itu juga bertujuan meningkatkan kualitas dan prestasi regu penggalang sebagai salah satu upaya peningkatan sumber daya manusia, sehingga memberikan kontribusi terhadap pembangunan nasional. Lomba Tingkat III Regu Pramuka Penggalang SD/MI Kwarcab Kabupaten Tasikmalaya ini dilaksanakan selama 3 hari dari tanggal 23 s/d 25 Januari 2009 di Bumi perkemahan Mangunreja, peserta terdiri dari Regu berprestasi tinggi hasil Lomba Tingkat II di Kwaran mengirimkan 1 regu putra dan 1 regu putri dengan anggota 10 orang .

 

Pada kesempatan yang sama Bupati Tasikmalaya Drs. H. T. Farhanul Hakim, M.Pd dalam sambutannya mengatakan melalui kegiatan ini diharapkan para peserta dapat menambah pengetahuan dan keterampilan kepramukaan yang nantinya sangat bermanfaat bagi kehidupan kelak. Tujuan akhir kita mendidik anggota pramuka bukan hanya untuk menjadi pintar dan terampil atau untuk menjadi anak yang berprestasi, tetapi jauh yang lebih utama yaitu bagaimana agar peserta didik yang dibina mempunyai karakter, kepribadian, berakhlak mulia dan berbudi pekerti luhur, sehingga nantinya dapat berguna bagi bangsa dan negaranya. Kegiatan yang sekarang dilaksanakan diharapkan nantinya selain dapat menjadi suatu wadah untuk meningkatkan prestasi peserta didik, juga diharapkan dapat dijadikan suatu alat untuk mencapai tujuan dari pendidikan.

 

Di akhir sambutannya Bupati Tasikmalaya membuka secara resmi Kegiatan Lomba Tingkat III Regu Pramuka Penggalang SD/MI Kwarcab Kabupaten Tasikmalaya Tahun 2009, sekaligus berpesan kepada panitia  maupun kepada seluruh Pembina, pendamping, agar menjaga keamanan, ketertiban serta kelancaran kegiatan Lomba Tingkat III ini serta dapat membimbing adik-adik peserta dengan baik agar mereka merasa nyaman dan senang mengikuti kegiatan ini, dan kepada para peserta Lomba agar mengikuti kegiatan dengan sebaik-baiknya untuk mendapatkan prestasi yang baik.

 

for-web2

Posted by: humaskabtasik | January 20, 2009

WAKIL BUPATI TASIKMALAYA MENGHADIRI PERINGATAN TAHUN BARU ISLAM

Atas nama pribadi, atas nama Bupati Tasikmalaya dan atas nama Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya, saya merasa bangga anak-anak pemuda karang taruna Kampung Sukajaya Desa Sirnajaya Kecamatan Karangjaya mempunyai inisiatif mengadakan/menyelenggarakan satu haflah peringatan tahun baru hijriyah, karena pemuda sebagai generasi muda yang akan menentukan hari depan bangsa,  dan ditangan para pemudalah nasib bangsa yang akan datang. Mudah-mudahan di tahun baru ini amal kita bisa meningkat, lebih baik dari tahun kemaren sesuai dengan keterangan “ Sing saha jalmi anu amalna poe ieu langkung butut tibatan taun kamari eta teh Cilaka, sing saha jalmi anu amalna dinten ieu sami wae sareng taun kamari eta teh Rugi, anu untung mah sing saha jalmi anu amalna dinten ieu langkung sae tibatan kamari”, mudah-mudahan urang kalebet kana jalmi untung ( Fa’izun). Hal tersebut dikatakan Wakil Bupati Tasikmalaya H. Hidayat, SH.,  pada peringatan Tahun Baru Islam 1430 H Karang Taruna Desa Sirnajaya Kecamatan Karangjaya Kabupaten Tasikmalaya, pada hari Kamis (15/01).

Hadir pada kesempatan tersebut, Anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Kabag Humas Yana Hermana, SE, MM., Kabag Kesra Drs. Diswana, Camat Karangjaya Bambang Mulyamto dan Unsur Muspika Kecamatan Karangjaya, Kepala Desa, Alim Ulama, Tokoh Masyarakat serta tamu undangan lainnya.

Lebih lanjut Wakil Bupati Tasikmalaya H. Hidayat, SH. mengatakan, harapan kita “Visi Tasikmalaya yang Religius Islami sebagai Kabupaten yang Maju dan Sejahtera serta Kompetitif dalam bidang Agribisnis di Jawa Barat pada tahun 2010” bisa tercapai, mari kita bangun Tasikmalaya ini dalam wujud peradaban yang Islami, Pemerintah bergerak melalui Kebijakan-kebijakan publiknya, masyarakat juga bergerak melalui upaya-upaya Swadaya masyarakat. Supaya Visi itu berhasil Bupati, Wakil Bupati, semua aparatur Pemerintah Daerah Alim Ulama, juga masyarakat harus bergerak menuju kesana, karena tanpa dukungan semua pihak Visi itu tidak akan berhasil.

Pada kesempatan itu pula Wakil Bupati Tasikmalaya H. Hidayat, SH. menyinggung masalah pemilu, beliau mengatakan, sebentar lagi kita menghadapi pesta rakyat Indonesia yaitu pemilu legislatif dimana cara pelaksanaannya ada perubahan yang dulu di Coblos sekarang di Contreng, maka dari itu kepada para Camat diharapkan dapat membantu PPK untuk mengsosialisasikannya kepada masyarakat karena pemilu itu harus sukses, karena pemilu adalah bagian dari Nasbul Imam/bagian dari penetapan kepemimpinan Negara dan mensukseskan pemilu itu adalah wajib.

Pada kesempatan yang sama Panitia Penyelenggara Ustad Ikbal mengatakan, masyarakat Kampung Sukajaya Desa Sirnajaya ingin memperbaiki Madrasah yang sudah tidak layak pakai karena Madrasah tersebut selalu digunakan untuk membina dan memberikan pelajaran kepada anak-anak Madrasah Diniyah yang jumlahnya + 60 orang.

Pada kunjungan itu  Wakil Bupati Tasikmalaya H. Hidayat, SH memberikan bantuan uang sebesar Rp. 2,5 Juta kepada karang taruna Kampung Sukajaya Desa Sirnajaya Kecamatan Karangjaya.    

for-wordpress2

Posted by: humaskabtasik | January 20, 2009

BUPATI TASIKMALAYA MENGHADIRI HARI KESATUAN GERAK PKK KE-36

Peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-36 yang bertempat di Pendopo pada hari Selasa (13/1) dihadiri Bupati Tasikmalaya Drs. H. T. Farhanul Hakim, M.Pd., Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya H. U. Ruzhanul Ulum dan para anggota DPRD, Unsur Muspida, Wakil Bupati Tasikmalaya H. Hidayat, SH., Sekretaris Daerah Kabupaten Tasikmalaya Drs. H. Asep A Djaelani, MM., Para Asisten Sekda, Para Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) dilingkungan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya, Ketua TP PKK Kabupaten Tasikmalaya Hj. Mimi T. Farhanul Hakim dan Wakil Ketua I TP PKK Hj Ai Hidayat serta anggota, Ketua Dharma Wanita Persatuan Hj. Ana Djaelani dan anggota, Organisasi Wanita lainnya, Para Camat dan Kepala Desa, Ketua PKK Kecamatan dan Desa, juga tamu undangan lainnya.

Pada Peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-36 tersebut  Bupati Tasikmalaya Drs. H. T. Farhanul Hakim, M.Pd., mengharapkan kepada pengurus PKK agar terus melakukan evaluasi yang berorientasi pada peningkatan program PKK, mudah-mudahan manfaat keberadaan Tim Penggerak PKK ini akan semakin dirasakan di tengah-tengah masyarakat,  dengan program-program PKK masyarakat Tasikmalaya tingkat pemahamannya terus meningkat tiap tahun silahkan tingkatkan kreatifitas dan karya nyata sebagai Tim Penggerak PKK di tempatnya masing-masing.

Pada kesempatan yang sama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tasikmalaya Hj. Mimi T. Farhanul Hakim membacakan sambutan tertulis Ketua Umum Tim Penggerak PKK Pusat Evi Mardianto yang dibacakan antara lain mengatakan, momentum dan peringatan seperti ini akan memberikan motivasi dan menggelorakan semangat para kader PKK agar tetap terus giat melaksanakan tugas dan fungsinya yang utama yaitu berusaha memberdayakan dan mensejahterakan keluarga. Saya berharap agar gerakan PKK senantiasa berupaya memberdayakan dan meningkatkan kesejahteraan keluarga, karena sejahtera adalah salah satu tujuan pembangunan Indonesia yang harus senantiasa ada sesuai dengan pembukaan Undang-Undang 1945 bahwa Pemerintah berkewajiban mengupayakan kesejahteraan umum yaitu kesejahteraan rakyat dan Negara Indonesia. Kita wajib berperan aktif dalam upaya mendukung program-program Pemerintah  melalui 10 Program pokok PKK sesuai dengan situasi dan kebutuhan daerah.

Sementara itu Wakil Ketua I TP PKK Kabupaten Tasikmalaya Hj Ai Hidayat membacakan sejarah singkat gerakan PKK yaitu, PKK yang merupakan gerakan pembangunan masyarakat bermula dari Seminar Home Ekonomi di Bogor pada tahun 1957 yang menghasilkan rumusan 10 segi kehidupan keluarga, kemudian ditindak lanjuti oleh Kementrian Pendidikan, pengajaran dan kebudayaan pada tahun 1961 yang menetapkan 10 segi kehidupan keluarga sebagai kurikulum pendidikan kesejahteraan keluarga yang diajarkan di sekolah-sekolah dan pendidikan masyarakat sampai sekarang. Gerakan Pembinaan Kesejahteraan Keluarga/PKK diatur dan dibina oleh Departemen Dalam Negeri berdasarkan keputusan Presiden No. 28 Tahun 1980 tentang Perubahan LSD menjadi Lembaga Ketahanan Masyarakat Desa (LKMD) dan PKK sebagai Seksi ke 10 di LKMD, sesuai dengan era repormasi dan GBHN 1999 adanya paradigma baru pembangunan serta Otonomi Daerah berdasarkan Undang-Undang No. 22 Tahun 1999 maka Tim Penggerak PKK Pusat telah menyelenggarakan Rapat Kerja Nasional Luar Biasa PKK tanggal 31 Oktober s/d 2 November 2000 di Bandung yang menghasilkan pokok-pokok kesepakatan antara lain adalah pengertian dan nomenklatur gerakan PKK berubah dari Pembinaan Kesejahteraan Keluarga menjadi Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga dimana hasil kesepakatan RAKERNAS PKK tersebut selanjutnya ditetapkan menjadi Keputusan MENDAGRI dan Otonomi Daerah No. 53 Tahun 2000 tentang Gerakan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK), maka disusunlah pedoman umum gerakan PKK sebagai paduan pelaksanaan gerakan PKK sampai saat ini.

Pada Peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-36 diacarakan pula pemotongan kue oleh Ketua Ketua TP PKK Kabupaten Tasikmalaya Hj. Mimi T. Farhanul Hakim diberikan kepada Bupati Tasikmalaya Drs. H. T. Farhanul Hakim, M.Pd., serta pemberian piagam penghargaan dan hadiah kepada juara lomba antara lain ;

  1. Uang Rp. 5 Juta dari PKK Pusat kepada Juara III PHBS Tingkat Nasional yang diraih oleh Desa Sukaharja Kecamatan Sariwangi
  2. Uang Rp. 6 Juta dari PKK Propinsi Jawa Barat kepada juara III Pelaksana terbaik program terpadu P2WKSS kategori Desa Daratan Tinggi Pegunungan Tingkat Propinsi Jawa Barat yang diraih oleh Desa Cibeber Kecamatan Manonjaya
  3. Uang Pembinaan Rp. 8.500.000,- kepada juara I Pelaksana 10 Program Pokok PKK Tingkat Propinsi Jawa Barat yang diraih oleh Desa Sukamenak Kecamatan Sukaresik
  4. Juara I Lomba Majelis Ta’lim tingkat Kabupaten Tasikmalaya yang diraih oleh Majelis Ta’lim Al-Hidayah Desa Dawagung Kecamatan Rajapolah
  5. Juara I kader berprestasi tingkat Kabupaten Tasikmalaya yang diraih oleh Intan Rahayu Kecamatan Culamega
  6. Juara I pelaksana UP2K Tingkat Kabupaten Tasikmalaya yang diraih oleh POKSUS UP2K PKK  Desa Karangmekar Kecamatan Karangnunggal
  7. Juara I Cipta Menu 3 B (Beragam, Bergizi, Berimbang)  tingkat Kabupaten Tasikmalaya yang diraih oleh Kecamatan Sukaraja
  8. Juara I Lomba Kader Posyandu yang diraih oleh Een Kecamatan Sukaresik
  9. Juara I Lomba Posyandu yang diraih oleh Posyandu Dahlia I Kecamatan Sukaresik
  10. Juara I Lomba Kesatuan Gerak PKK-KB-KES yang diraih oleh TP PKK Desa Mandalawangi Kecamatan Salopa. (E-75)

 

for-wordpress

Posted by: humaskabtasik | January 20, 2009

Pembukaan PORSIDISDIK 2009

Olahraga merupakan salah satu program pembangunan bangsa khususnya dalam upaya menyiapkan sumber daya manusia yang tangguh dalam memasuki millennium yang penuh dengan tantangan. Hal tersebut dikatakan Bupati Tasikmalaya Drs. H. T. Farhanul Hakim, M.Pd., dalam acara Pembukaan Pekan Olahraga dan Seni Dinas Pendidikan (PORSIDISDIK)Tingkat Kabupaten Tasikmalaya pada hari Senin(13/1) yang dilaksanakan di Alun-alun Tasikmalaya.

 

Hadir dalam kesempatan tersebut Muspida Kabupaten Tasikmalaya, Wakil Bupati Tasikmalaya, Anggota DPRD, Sekretaris Daerah, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Tasikmalaya,Ketua Kesatuan Gerak PKK beserta anggota, yang semuanya mengenakan pakaian adat sunda lengkap termasuk sebagian peserta yang bertujuan melestarikan budaya sunda.

 

Lebih lanjut Bupati Tasikmalaya mengatakan  kegiatan ini tidak saja merupakan wahana untuk pembudayaan pola hidup sehat sebagai bagian kebutuhan hidup masyarakat yang berkolerasi terhadap peningkatan kebugaran jasmani, tetapi juga diharapkan dapat meningkatkan semangat dan gairah kinerja karyawan khususnya di Lingkungan Dinas Pendidikan, dalam berolahraga. Pengembangan olahraga diarahkan untuk seluas mungkin menekankan kepada aspek pengembangan prestasi yang didasarkan pada kultur kesadaran akan kesehatan dan kesegaran jasmani yang bermula dari individu masing-masing.

 

Diakhir sambutannya Bupati Tasikmalaya berpesan agar pelaksanaan PORSIDISDIK tahun 2009 ini dapat berjalan dengan lancar, tertib dan sukses, serta kepada seluruh atlet peserta agar tampil semaksimal mungkin dengan senantiasa menunjukan sportifitas.

 

Dalam kesempatan yang sama Uu Sunia Kusuma, S.Pd selaku ketua panitia melaporkan PORSIDISDIK ini merupakan yang ke 3 tahun 2009, dan merupakan rencana kerja Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya untuk mendukung visi Dinas Pendidikan serta melestarikan kebudayaan sunda. Kegiatan ini diikuti oleh peserta dari 39 kecamatan, kegiatan berlangsung selama 5 hari dari tanggal 13 s/d 17 Januari 2009 yang bertempat di Kompleks Olahraga Dadaha Tasikmalaya. Cabang olahraga yang dipertandingkan dalam PORSIDISDIK kali ini adalah bola voli, bulutangkis, tenis meja, catur dan tenis lapangan.

 

Pembukaan kegiatan PORSIDISDIK ke 3 tahun 2009 ditandai dengan pemukulan gong yang dilakukan Bupati Tasikmalaya dengan disaksikan oleh Muspida Kabupaten Tasikmalaya.

dsc_0130

Posted by: humaskabtasik | January 20, 2009

Bupati melantik 828 pejabat eselon IV

Bupati Tasikmalaya Drs. H. T. Farahanul Hakim, M.Pd, melantik serta mengukuhkan 828 pejabat struktural eselon IV dan pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya pada hari Jum’at (9/1) bertempat di Aula Cipasung Singaparna.

 

Hadir dalam  kesempatan tersebut Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya, unsur Muspida, Sekretaris Daerah Kabupaten Tasikmalaya, Para Kepala SKPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya,

 

Dalam sambutannya Bupati Tasikmalaya Drs. H. T. Farahanul Hakim, M.Pd, mengatakan reformasi birokrasi, baik pada pemerintah pusat maupun pemerintah daerah merupakan keharusan dalam upaya mewujudkan pemerintahan yang baik, yang dapat diwujudkan salah satunya antara lain membentuk perangkat daerah yang membantu pelaksanaan penyelenggaraan pemerintahan daerah, yang diformulasikan berdasarkan prinsip-prinsip manajemen yang terdiri atas unsur pimpinan, unsur staf, unsur pengawas, unsur perencana, unsur pelaksana, unsur pendukung dan unsur pelayanan, serta yang terpenting adanya kesamaan persepsi dan tujuan dari semua unsur penyelenggara pemerintahan. Dibutuhkan integritas seluruh jajaran aparatur pemerintahan daerah Kabupaten Tasikmalaya yang konsisten dan bertanggung jawab terhadap komitmen bersama untuk membangun dan memajukan Kabupaten Tasikmalaya serta selalu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mewujudkan pemerintah yang bersih dari kolusi, korupsi dan nepotisme.

 

 Lebih lanjut Bupati Tasikmalaya mengatakan, dengan adanya Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru diharapkan memberikan nuansa baru bagi seluruh aparatur pemerintah di Kabupaten Tasikmalaya dan harus bisa memberikan kontribusi yang sangat nyata untuk kemajuan Kabupaten Tasikmalaya. Membangun kepercayaan masyarakat atas pelayanan publik yang dilakukan pemerintah daerah harus terus menerus dilakukan dalam fungsinya sebagai pelayan masyarakat.

 

Di akhir sambutannya Bupati berharap dengan menduduki jabatan ini serta dengan semangat reformasi birokrasi sebagai jawaban atas tantangan era globalisasi, mari kita tingkatkan etos kerja serta kinerja aparatur pemerintah daerah Kabupaten Tasikmalaya secara keseluruhan, sehingga mampu mewujudkan visi dan misi Kabupaten Tasikmalaya karena seorang aparatur negara yang duduk dalam jabatan merupakan ujung tombak penyelenggaraan pemerintah daerah dan pelayanan kepada masyarakat.

Older Posts »

Categories