Pembangunan pertanian kedepan menghadapi tantangan yang semakin besar. Usaha-usaha peningkatan produksi pertanian perlu terus dipacu, sehingga bahan pangan cukup tersedia baik kualitas maupun kuantitas serta dapat terjangkau oleh masyarakat guna tercapainya ketahanan pangan yang mantap. Untuk itu diperlukan strategi pembangunan pertanian yang tepat dan mampu memanfaatkan secara optimal sumberdaya yang tersedia secara terintegrasi, sehingga mampu menciptakan sinergitas dalam percepatan pembangunan pertanian. Untuk itu saya sampaikan rasa bangga atas keberadaan dan peranan KTNA selama ini dalam akselerasi pembangunan pertanian. Hal tersebut dikatakan Bupati Tasikmalaya Drs. H. T. Farhanul Hakim, M.Pd dalam sambutannya dalam acara Pertemuan Teknis Bulanan KTNA Kabupaten Tasikmalaya yang bertempat di SPP SPMA Gobras Tasikmalaya, hari Kamis (21/02). Hadir pada kesempatan tersebut Kepala Dinas Lingkup Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Tasikmalaya, Ketua KTNA Kabupaten Tasikmalaya beserta unsur pengurus KTNA Kecamatan se- Kabupaten Tasikmalaya dan anggota kelompok tani.
Lebih lanjut dikatakan Bupati, peran pemerintah sebagai fasilitator dirasakan masih relevan, terutama difokuskan pada penyediaan berbagai dukungan bagi pelaksanaan program dan kegiatan usaha berbasis pertanian. Begitu pula pelayanan pemerintah perlu disempurnakan dengan meningkatkan pelayanan, utamanya dalam melaksanakan desentralisasi pelayanan untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi pelayanan. Program pembangunan pertanian yang akan dilaksanakan di Kabupaten Tasikmalaya diarahkan pada peningkatan partisipasi masyarakat tani secara luas, dengan titik berat petani sebagai subjek pembangunan. Hubungan pembinaan yang semula bersifat pengarahan secara bertahap harus dirubah menjadi hubungan yang bersifat dialogis lewat pendekatan partisipatif.
Pada kesempatan yang sama ketua KTNA Kabupaten Tasikmalaya H. Uu Saeful Bahri dalam sambutannya antara lain mengatakan, pertemuan rutin ini dilaksanakan karena KTNA menyadari bahwa tantangan pembangunan pertanian kedepan semakin kompleks dan menuntut keprofesionalan para petani dan nelayan, kami sangat bersyukur dan berbahagia berkat bimbingan dan perhatian dari pemerintah daerah khususnya bapak Bupati, permasalahan-permasalahan pembangunan pertanian sedikit demi sedikit tapi pasti dapat teratasi apalagi didukung melalui kegiatan- kegiatan yang sinergis dari dinas-dinas terkait. Pada bulan mei 2008, kami merencanakan rembug paripurna KTNA Kabupaten Tasikmalaya, sehubungan dengan habisnya masa bhakti kepengurusan 2003-2008, dalam rembug tersebut mudah-mudahan menghasilkan pengurus yang lebih baik dan lebih profesional dalam menjalankan fungsi dan peranannya.