Posted by: firmankrisnawan | April 30, 2008

Peringatan maulid Nabi Muhammad SAW

Di masa sekarang umat islam berkewajiban untuk mencontoh masyarakat ideal sebagaimana telah diwujudkan oleh Nabi Muhammad SAW di Madinah yang masyarakatnya majemuk terdiri atas berbagai komponen etnik dan agama. Bangsa Indonesia sesungguhnya dapat memetik pelajaran yang demikian banyak dari kehidupan Rasullullah, tentu dengan sungguh-sungguh memperhatikan perkembangan zaman dan memperhatikan pula lingkungan masyarakat kita sendiri. Hal tersebut dikatakan Wakil Bupati Tasikmalaya H. E. Hidayat, SH dalam sambutannya pada acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada hari Kamis (20/03) di pondok pesantren Nurul Huda Desa Sukagalih Kecamatan Sukaratu. Hadir dalam kesempatan tersebut Camat Sukaratu, sesepuh pondok pesantren Nurul Huda, Muspika Kecamatan, para alim ulama dan warga masyarakat setempat.

Lebih lanjut Wakil Bupati Tasikmalaya menambahkan bagi kaum muslimin, Nabi Muhammad SAW diyakini sebagai contoh dan teladan yang terbaik baik umat manusia. Pada diri beliau terpancar kecerdasan yang luar biasa, kepribadian yang agung, akhlak yang mulia, kepemimpinan yang tegas namun bijaksana. Namun demikian, beliau tetaplah sebagai seorang manusia. Ajaran islam melarang umatnya untuk mengkultuskan seseorang lebih dari batas-batasnya yang wajar. Ajaran tauhid yang merupakan fundament dari ajaran islam menekankan ke-Esaan Tuhan. Islam melarang umatnya untuk menyetarakan apa saja yang ada di alam semesta ini dengan Tuhan Sang Pencipta. Orientasi kehidupan hanyalah kepada Tuhan. Dengan demikian, manusia adalah sama dan sederajat. Bangsa kita adalah bangsa penganut agama islam yang terbesar di dunia termasuk kita masyarakat Kabupaten Tasikmalaya. Secara kuantitatif jumlah pemeluk islam lebih banyak, jika dibanding pemeluk agama islam di semua negara-negara di Timur Tengah. Karena itu adalah keliru, jika dunia dan media massa barat hanya melihat islam di sekitar Timur Tengah saja. Kita bersyukur, dalam beberapa tahun belakangan ini, masyarakat internasional mulai memperhatikan kaum muslimin di negara kita yang secara historis, sosiologis dan kultural memang menunjukan keunikannya sendiri. Di dunia ini hanya ada satu islam, namun kita harus mengakui ada banyak masyarakat muslim didunia ini.

Wakil Bupati berharap dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini tidak hanya sebatas seremonialnya saja tetapi dapat menggugah kesadaran kita bersama, khususnya umat islam terhadap ajaran-ajaran dan suri tauladan yang dicontohkan Nabi Muhammad SAW.

Pada kesempatan yang sama sesepuh pondok pesantren Nurul Huda Sukaratu Oos Firdaus mengatakan acara yang setiap tahun kita selenggarakan ini merupakan wujud penghormatan yang dalam dari segenap kita ummatul muslimin kepada Nabi Muhammad SAW. Beliau bukan saja seorang Nabi dan Rasullulloh, tetapi pemimpin umat manusia.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: